Search This Blog

Saturday, February 14, 2009

Mama, Aku, dan Komunikasi.

Ya Allah, aku baru sadar kalau ternyata kehidupanku dan Mamaku akhir-akhir ini benar-benar kurang komunikasi!
Bayangin, subuh bangun, lalu sholat, lalu aku dan adeku persiapan sebelum sekolah, sarapan, lalu berangkat. Akhirnya Mamaku sendiri, lalu tak lama kemudian beliau juga kerja sampai agak siang. Kembali dari kerja, rumah kosong. Mamaku had nothing to do except masak, nonton, atau tidur. Sore, masih sendirian, atau terkadang akhirnya adeku pulang dan menghilangkan kesepian. Oh tidak juga, ternyata adeku tidur, ngepel, atau nonton tv. Mama n adeku jadi tidak ngobrol banyak. Agak maghrib, i'm home. Sampai di rumah biasanya sudah maghrib, jadi langsung sholat. Lalu aku mandi, makan, n pergi les atau ngaji. Mamaku pun hanya mendengarkan ceramah dari radio. Jam 7 lewat, mamaku pergi kerja lagi di tempat berbeda. Pulang jam 9-an, langsung sholat, lalu tidur. Yak kehidupan mamaku hari ini berakhir dengan sangat kurang komunikasi antara aku, mamaku, dan adeku. Dan itu berlanjut di hari-hari berikutnya!
Ketika ada waktu berkumpul, contoh hari minggu, kami menonton tv, atau bersih-bersih rumah, atau apalah. Apa yang kita bicarakan??
"Ma, ganti channelnya nah!"
"Lik, matiin tvnya, mama mau sholat"
"Ma, pindah nah. Ichal mau bersihin bagian itu"
Benar-benar percakapan yang ga penting. Oh aku baru sadar selama ini kalo aku merasa sepi (walaupun ada mamaku), i will just turn the tv on or listening to some sweet songs. Ah knapa bukan mengobrol dengan mama? Something we both like. Sepertinya sudah lama aku ga pernah ngobrol lama, sekedar bercanda, haha atau kita memang ga pernah ngobrol? I even can't remember when did the last time we talk. Oh parah!
Hmm.. dulu sebenarnya tidak separah ini. Emang aku ga inget terakhir kali aku berbicara panjang dengan mama, tapi aku sering banget ke kamarnya terus tiduran di atas kasurnya dan mengganggunya. Haha emang aku ni sangat suka mengganggu mamaku kalo lagi tiduran di atas kasur atau pas lagi nonton. Tapi sekarang aku ga pernah seperti itu lagi! duh!
Aku kasian dengan Mamaku karena harus kesepian seperti itu. Papaku kerja di kapal dan hanya balik 6 bulan sekali. Kakakku yang cewek sudah kuliah. Aku sibuk dengan urusan menuju kuliahku. N adeku?? Hah dia emang suka banget keluar rumah. Mungkin juga karena di rumah terlalu sepi. Ah i didn't mean to blame my father for his seldom-at-home, he calls us so often.
Kurasa mamaku lebih bisa berekspresi saat di tempat kerjanya. Di sana, beliau bisa mengobrol dengan pasien-pasiennya. Walau cuma sekedar basa-basi, mungkin bagi mamaku sangat melegakan. Temanku pernah check up ke mamaku. Terus dia cerita ke aku kalau mereka membicarakan aku, menanyakan bagaimana aku di sekolah. Oh, kenapa ga tanya langsung ke aku? Kayaknya ga pernah deh mama nanya hal semacam itu ke aku. 
AH, tolonglah Ya Allah, aku pengen bisa lebih banyak berbicara dengan Mamaku.

No comments: